21 Kalimat Pendorong Kemenangan dalam Hidup

“Kegagalan terbesar dalam hidup adalah kegagalan untuk berpartisipasi dalam kehidupan.” – Adam Khoo

“Anda 100% luput jika Anda tidak mencobanya.” – Wayne Gretsky, dikenal sebagai pemain hockey terhebat dalam sejarah

“Hidup itu seperti sebuah kunci kombinasi; tugas Anda adalah menemukan angka yang tepat, dengan urutan yang tepat, sehingga Anda dapat memperoleh apa pun yang Anda inginkan.” – Brian Tracy

“Di sekolah, mereka menyebut mencontek itu curang. Dalam bisnis, mereka menyebutnya riset pasar dan waralaba.” – Brad Sugars, Guru Bisnis Australia

“Bahaya terbesar bagi kebanyakan dari kita bukan terletak pada menentukan sasaran yang terlalu tinggi dan gagal mencapainya; tetapi menentukan sasaran yang terlalu rendah, dan mencapainya.” – Michaelangelo, pelukis Renaissance, pemahat, dan arsitek

“Berlatih bukanah hal yang Anda lakukan saat Anda telah mahir. Itu adalah hal yang membuat Anda mahir.” – Malcolm Gladwell, Penulis ‘Outliers’

“Saya gagal lebih dari 9.000 tembakan dalam karir saya. Saya kalah dalam hampir 300 pertandingan. Dua puluh enam kali saya dipercaya untuk melakukan tembakan penentu kemenangan dan saya gagal. Saya berulang kali gagal dalam hidup saya. Dan itulah sebabnya mengapa saya berhasil.” – Michael Jordan
“Saya tidak takut pada orang yang satu kali berlatih 10.000 jenis tendangan, tapi saya takut pada orang yang berlatih satu tendangan sebanyak 10.000 kali.” – Bruce Lee
“Saya telah sangat beruntung.” – Warren Buffett

“Saya beruntung menemukan apa yang ingin saya lakukan dalam hidup saya di usia muda.” – Steve Jobs

“Sering kali perbedaan antara orang sukses dan orang gagal bukan pada perbedaan kemampuan atau ide-ide mereka, tapi pada keberanian yang harus dimiliki untuk mempertahankan idenya, untuk mengambil risiko yang telah diperhitungakan, dan untuk bertindak.” – Andrew Malraux (Negarawan Prancis, 1901 – 1976)

“Orang yang tidak mempertaruhkan apa-apa, tidak melakukan apa-apa, tidak memiliki apa-apa, bukan siapa-siapa, dan menjadi bukan apa-apa, ia mungkin menghindari penderitaan dan kesedihan, namun ia tidak dapat belajar, merasakan, berubah, tumbuh, mencintai, dan hidup.” – Leo F. Buscaglia

“Orang tidak dapat menemukan lautan yang baru kecuali ia memiliki keberanian untuk kehilangan pandangannya atas pantai.” – Andre Gide (Penulis Prancis & Pemenang Hadiah Nobel untuk Sastra)

“Fokus setara dengan perasaan. Ke mana fokus pergi, ke situ energi mengalir.” – Anthony Robbins

“Tebarlah sebuah pemikiran, dan Anda akan menuai sebuah tindakan. Tebarlah sebuah tindakan, dan Anda akan menuai sebuah kebiasaan. Tebarlah sebuah kebiasaan, dan Anda akan menuai sebuah karakter. Tebarlah sebuah karakter, dan Anda akan menuai sebuah nasib.” – Anonim
“Keunggulan bukanlah sebuah tindakan, tetapi sebuah kebiasaan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali.” – Aristoteles

“Jika kecepatan perubahan di dalam sebuah organisasi lebih lambat dari kecepatan perubahan di luarnya, akhir dari mereka sudah terlihat.” – Jack Welch, CEO General Electric yang legendaris

“Jika kita tidak terus-menerus membuat versi lama diri kita kuno, orang lain yang akan membuat kita kuno.” – Adam Khoo

“Semua yang Anda inginkan ada di luar zona nyaman Anda.” – Robert Allen, Penulis Buku Laris Internasional

“Kita hanya dapat disebut hidup pada saat ketika hati kita menyadari akan harta karun kita.” – Thornton Wilder

“Tidak ada hal baru yang dapat datang ke kehidupan Anda sampai Anda dapat bersyukur atas apa yang Anda miliki.” – Dr. Michael Beckwith, Agape International Spiritual Center

“Bersyukur membuka kunci kepuasan hidup. Ia mengubah apa yang kita miliki menjadi terasa cukup dan lebih. Ia mengubah penolakan menjadi penerimaan, kekacauan menjadi keteraturan, kebingungan menjadi kejelasan… Ia mengubah masalah menjadi hadiah, kegagalan menjadi kesuksesan, hal yang tidak terduga menjadi saat yang tepat, dan kesalahan menjadi kejadian penting. Bersyukur membuat masa lalu kita masuk akal, membawa kedamaian untuk hari ini, dan menciptakan visi untuk masa depan.” – Melodie Beattie, penulis Co-dependant No More

Dikutip dari buku “Winning The Game Of Life” karya Adam Khoo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *