84 Kalimat Penuh Pelajaran Berharga 7 CEO Terbaik Dunia (bagian 3)



Dalam dunia bisnis, siapa yang tak kenal dengan Michael Dell (pendiri dan CEO, Dell Computer), Bill Gates (rekan pendiri dan mantan CEO, Microsoft), Lou Gerstner (mantan CEO, IBM), Andy Grove (rekan pendiri dan mantan CEO, Intel), Herb Kelleher (pendiri dan mantan CEO, Southwest Airlines), Sam Walton (pendiri dan mantan CEO, Wal-Mart), dan Jack Welch (mantan CEO, General Electric). Sepak terjang ketujuh CEO dan mantan CEO terbaik dunia ini selalu dinanti-nantikan oleh para pengamat bisnis dari berbagai belahan dunia. Daya tarik mereka pada media begitu besar laksana magnet. Seluruh dunia mengikuti perkembangan bisnis dan semua pencapaian mereka. Di bawah ini akan dipaparkan keyakinan-keyakinan mereka hingga mencapai kesuksesan besar. Selamat menyimak!
(bagian 3) – Lou Gerstner


“IBM adalah perusahaan solusi. Kami mulai dari problem bisnis seorang pelanggan, dan menelusurinya kembali hingga menemukan gabungan teknologi dan keahlian yang tepat.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Jadi, itulah IBM, perusahaan yang telah memimpin tahap awal komputerisasi dan telah menciptakan banyak teknologi terpenting industri tersebut, yang dari hari ke hari merasakan keberadaannya terpinggirkan oleh perusahaan-perusahaan yang telah menjadi anak emas industri komputer pribadi.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Hal terakhir yang dibutuhkan IBM saat ini adalah visi.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Tidak akan ada IBM lagi; yang ada hanyalah enam atau delapan IBM – sama saja dengan tidak ada IBM. Jadi, kami membuat keputusan yang sangat awal – keputusan paling penting yang akan pernah saya buat dalam karier bisnis saya – yaitu membidik arah tersebut dan mempertahankan keutuhan IBM.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Alternatif (bagi memecah-belah perusahaan) adalah mempertahankan keutuhan IBM dan menjadikan keanekaragaman produk, layanan, serta keterampilan kami sebagai daya saing yang paling ampuh.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“IBM telah menikmati kesuksesan yang begitu panjang… sehingga orang mulai melihat-lihat ke sekeliling untuk mencari tantangan nyata berikutnya, dan mulai menemukannya di dalam perusahaan, bukan di pasar. Seluruh perhatian mereka bergeser dari pelanggan ke serangkaian persaingan di dalam tubuh perusahaan.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Pada musim semi tahun 1993, bagian terbesar yang harus saya lekukan adalah membuat perusahaan kembali memusatkan perhatian kepada pasar sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Saya mulai mengatakan hal itu ke semua pendengar… bahwa ada seorang pelanggan yang menjalankan IBM, dan bahwa kita akan membangun kembali perusahaan ini dengan dukungan pelanggan.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Bersabarlah. Yang saya maksud dengan hal itu bukan merasa puas diri… Hal itu perlu waktu. Dan kemajuan yang terjadi, menurut pengalaman saya, akan selalu lebih lambat daripada yang Anda inginkan. Oh ya, itu dengan asumsi bahwa Anda benar-benar mengetahui apa yang Anda inginkan ketika Anda memulai, yang menurut saya adalah salah satu alasan mengapa begitu sedikit upaya perubahan budaya besar-besaran yang benar-benar berhasil: tidak adanya kejelasan tentang wujud kesuksesan itu.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Kami telah membantu ribuan pelanggan mengembangkan strategi jaringan yang sesuai untuk mereka. Itulah yang kami maksud dengan mengatakan bahwa IBM adalah perusahaan solusi. Kami memulai dengan masalah bisnis pelanggan, lalu merunut ke belakang untuk mendapatkan gabungan teknologi dan keahlian yang tepat.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Bisnis jasa adalah bagian industri tekonoli informasi yang tumbuh paling cepat, dan bisnis jasa kami bertumbuh 20 persen per tahun – dan 50 persen lebih cepat dibanding industri secara keseluruhan. Salah satu hal yang paling kami sukai dari kesempatan itu adalah potensinya yang besar – dua kali lipat bisnis peranti keras, dan tidak ada pesaing yang dominan. Setidaknya untuk saat ini.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Semakin hari semakin jelas bahwa Internet menjadi bagian dari teknologi transformasi hebat yang pada awalnya menantang, dan kemudian secara mendasar mengubah, cara pengerjaan berbagai hal di dunia.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Internet pada akhirnya merupakan inovasi dan integrasi. Namun Anda tidak memperoleh inovasi jika tidak mengintegrasikan teknologi Web ke dalam proses yang Anda gunakan untuk menjalankan bisnis Anda.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Jika kita sungguh meyakini hal ini, kita harus melakukan prioritas ulang terhadap seluruh anggaran perusahaan. Dalam jangka waktu empat minggu, kami merelokasi dana sebesar 300 juta dolar. Kami membentuk divisi Internet. Hal itu menjadi pemicu perubahan yang terjadi di IBM.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

“Kepemimpinan industri yang sebenarnya adalah meninggalkan penciptaan teknologi menuju penerapan teknologi.” – Lou Gerstner, mantan CEO, IBM

Dikutip dari buku “What the BEST CEOs know” karya Jeffrey A. Krames

 By : Motivasi Hebat

Baca juga: 84 Kalimat Penuh Pelajaran Berharga 7 CEO Terbaik Dunia (bagian 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *