Pengertian, Tujuan dan Manfaat Profitabilitas

Profitabilitas Salah satu sasaran penting bagi organisasi yang berorientasi pada profit oriented akan menghasilkan laba. Oleh karena itu, jumlah laba yang dihasilkan dapat dipakai sebagai salah sutu alat ukur, efektivitas, karena laba sendiri adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Laba merupakan keuntungan yang diterima perusahaan, karena perusahaan telah melakukan pengorbanan untuk kepentingan pihak lain.

Pengertian Profitabilitas
Salah satu sasaran penting bagi organisasi yang berorientasi pada profit oriented akan menghasilkan laba. Oleh karena itu, jumlah laba yang dihasilkan dapat dipakai sebagai salah sutu alat ukur, efektivitas, karena laba sendiri adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Laba merupakan keuntungan yang diterima perusahaan, karena perusahaan telah melakukan pengorbanan untuk kepentingan pihak lain. 

Menurut Munawir (2010) profitabilitas sebagai berikut: “Rasio keuntungan atau rasio profitabilitas yaitu rasio yang menunjukkan kemampuan perusahan dalam mencetak laba. Untuk para pemegang saham, rasio ini menunjukkan tingkat penghasilan mereka dalam berinvestasi”. 

Rasio profitabilitas disebut juga rasio kinerja operasi. Menurut Van Horne dan Wachowicz dalam Heru Sutojo (2012) sebagai berikut: “Rasio profitabilitas (profitability ratio) adalah rasio yang menghubungkan laba dari penjualan dan investasi”. Dari rasio profitabilitas dapat diketahui bagaimana tingkat profitabilitas perusahaan.” 

Profitabilitas menurut J Fred Watson dan Eugene F Brigham (2012) adalah: “Sekelompok rasio yang menunjukkan pengaruh gabungan dari likuiditas, pengelolaan aktiva dan pengelolaan utang terhadap hasil-hasil operasi”. 

Menurut Kasmir (2013) rasio profitabilitas: “rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan”.

Menurut Agus Sartono (2010) rasio profitabilitas: “Kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri”. 

Rasio profitabilitas juga memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi. Pada dasarnya penggunaan rasio ini yakni untuk menunjukkan tingkat efisiensi suatu perusahaan. 



Tujuan dan Manfaat Profitabilitas
Tujuan dan manfaat rasio profitabilitas tidak terbatas hanya pada pemilik usaha atau manajemen saja, tetapi juga bagi pihak luar perusahaan, terutama pihakpihak yang memiliki hubungan atau kepentingan dengan perusahaan. 

Menurut Kasmir (2013), yang menyatakan bahwa tujuan penggunan rasio profitabilitas bagi perusahaan, maupun bagi pihak luar perusahaan, yaitu:
  1. Untuk mengukur atau menghitung laba yang diperoleh perusahaan dalam satu periode tertentu; 
  2. Untuk menilai posisi laba perusahaan tahun sebelumnya dengan tahun sekarang; 
  3. Untuk menilai perkembangan laba dari wkatu ke waktu; 
  4. Untuk menilai besarnya laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri; 
  5. Untuk mengukur produktivitas seluruh dana perusahaan yang digunakan baik modal pinjaman maupun modal sendiri; 
  6. Untuk mengukur produktivitas dari seluruh dana perusahaan yang digunakan; 
  7. Dan tujuan lainnya. 


Sementara itu manfaatnya menurut Kasmir (2013:198) yang diperoleh untuk:

  1. Mengetahui besarnya tingkat laba perusahaan tahun sebelumnya dalam satu periode; 
  2. mengetahui posisi laba perusahaan tahun sebelumnya dengan tahun sekarang; 
  3. mengetahui perkembangan laba dari waktu ke waktu; 
  4. mengetahui besarnya laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri; 
  5. mengetahui produktivitas dari seluruh dana perusahaan yang digunakan bsik modal pinjaman maupun modal sendiri; 
  6. Manfaat lainnya. 

Penggunaan rasio profitabilitas dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan antara berbagai komponen yang ada di laporan keuangan, terutama laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi. Pengukuran dapat dilakukan untuk beberapa periode operasi. Tujuannya adalah agar terlihat perkembangan perusahaan dalam rentang waktu tertentu, baik penurunan atau kenaikan, sekaligus mencari penyebab perubahan tersebut. Penggunaan seluruh atau sebagian rasio profitabilitas tergantung dari kebijakan manajemen. Jelasnya, semakin lengkap jenis rasio yang digunakan, semakin sempurna hasil yang akan dicapai, artinya posisi dan kondisi tingkat profitabilitas perusahaan dapat diketahui secara sempurna.



Sumber:
Kasmir. 2013. “Analisis Laporan Keuangan”. Edisi 1. Cetakan ke-6. Jakarta: Rajawali Pers.
Sekian uraian tentang Pengertian, Tujuan dan Manfaat Profitabilitas, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *